Saturday, July 28, 2018

Keseruan Menikmati Tubing di Desa Wisata Pandansari Batang

July 28, 2018 0 Comments

Menikmati wisata sambil bermain air?
Pasti asik dan seru ya...? 
Nggak hanya anak-anak saja yang suka, orang dewasa pun menyukainya. Dengan lokasi yang jauh dari hiruk pikuk kemacetan lalu lintas kota. Jauh dari pengapnya udara kotor penuh asap, sepertinya bisa jadi referensi liburan kita. Bermain di alam bebas, menikmati desa yang asri dengan sawah terhampar dan gemrick air sungai yang bening. Rasanya seluruh lelah dan penat luruh seketika begitu melihat hijau pepohonan dan gemericik air. Bagi orang yang tinggal di desa, pemadangan seperti ini mungkin sudah biasa, tapi bagi orang yang tinggal di kota, wisata pedesaan bisa jadi alternatif liburan yang perlu dicoba.
 
Buat kamu yang tinggal di kabupaten Batang  mungkin sudah tidak asing dengan nama Deswita Pandansari, tapi buat yang dari daerah lain bisa saja baru mendengar namanya. Deswita Pandansari merupakan sebuah desa di kecamatan Warung Asem Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Desa yang berjarak kira-kira 15 km sebelah barat alun-alun kabupaten Batang ini menawarkan konsep wisata pedesaan dengan memanfaat  sungai dan saluran irigasi. Desa wisata ini mulai diperkenalkan sekitar tahun 2014 oleh sekelompok pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Alam Enak Tentrem Ora Mendem atau disingkat “Kopal Etom”. Mereka mulai mengenalkan  potensi wisata didesanya melalui media sosial. Tak heran jika ada peningkatan wisatawan yang datang setiap tahunnya. Tak hanya dari daerah sekitarnya, dari luar kota pun sudah mulai berdatangan ke desa wisata ini.

Seperti beberapa hari yang lalu,  saya pun berkesempatan menjejak desa wisata ini, bersama dewan guru dan siswa baru dari sekolah tempat saya mengajar.  Masa Orientasi Siswa Baru di sekolah kami diisi dengan acara camping, outbound dan tubing. Acara berlangsung selama 1 hari satu malam. Anak-anak kelihatan sangat menikmati acara ini dan mereka tak bosan-bosannya bermain air. Selain puas bermain air mereka juga menjajal permainan seru di arena outbound

Meski terbilang masih baru, desa wisata ini menawarkan beberapa fasilitas yang menarik dengan biaya terjangkau. 

Apa saja sih fasilitas yang ditawarkan di desa wisata ini?

1. Camping Ground.


Kalau ingin merasakan sensasi menginap di alam bebas bisa coba fasilitas ini, nggak perlu repot bawa tenda dan perlengkapan memasak, karena di camping ground ini, pengelola sudah menyediakan tenda dan makan sehari 3x. Fasilitas MCK juga sudah ada, bahkan di sekitar area camping pun terdapat saluran air yang bersih. Yang nggak kalah asik lagi, di area ini juga disediakan spot wifi. Jadi kamu bisa upload foto-foto kegiatan kamu langsung dengan memanfaatkan spot wifi yang ada.

2. RiverTubing  

Keseruan kamu semakin lengkap dengan kegiatan tubing sepanjang 4 km menyusuri sungai. Nggak perlu takut dengan keamanannya, karena yang pasti ada pemandu yang siap membantu dan mendampingi perjalanan tubingmu. Wahana tubing ini juga sangat aman buat yang baru pertama kali mencoba tubing karena arusya nggak seekstrem wahana tubing di sungai-sungai deras dan berbatu.  Asiknya lagi, kamu bisa mendokumentasikan keseruan tubingmu, karena ada tukang foto yang siap mengambil gambar selama perjalanan menyusuri sungai. Ekspresi-ekspresi menarik akan tampak di foto tanpa kamu menyadarinya. 




3. Out Bound Fun Game

Ada beberapa permainan seru yang bisa dimainkan bersama teman-teman untuk melatih kerjasama dan kekompakan. Didampingi oleh mas-mas dan mbak-mbak yang ramah yang akan memandu jalannya permainan kamu.





Selain fasilitas wisata yang sudah disebutkan tadi, ada satu permainan seru yang kami lakukan di sana yaitu meluncur di saluran irigasi. Sambil mengantri giliran untuk tubing, kami mencoba bermain seluncuran di saluran irigasi yang airnya cukup bersih dan deras. Tanpa perlu ban besar dan pelampung, kami bisa meluncur mengikuti arus tanpa tenggelam. Seperti yang bisa kamu lihat di video berikut:


https://m.youtube.com/watch?v=xzV8N5u90go


Oh iya, untuk informasi lebih lanjut tentang wisata ini kamu bisa lihat di sini :

Info Desa Wisata Pandansari

Linknya emang nggak biru ya...bawaan templatenya, tapi bisa diklik kok

Monday, June 11, 2018

Banjir Rob yang Melanda Kotaku, Mengapa ini terjadi...?

June 11, 2018 0 Comments

Di bulan Ramadlan yang penuh berkah ini, kami warga Pekalongan sedang diberi ujian besar.  Banjir rob yang melanda pesisir utara Pekalongan telah merendam banyak rumah. Ribuan orang harus kehilangan harta benda bahkan rumah yang sudah bertahun-tahun ditinggali, terpaksa harus ditinggalkan untuk mengungsi dan menghindari banjir rob yang tak kunjung surut selama beberapa hari ini.

Meninggalkan rumah dan harta benda yang dimiliki adalah sesuatu yang sangat berat bagi kita, warga yang terdampak rob. Apalagi ujian ini datang di bulan Ramadlan, bulan yang dinanti-nanti banyak orang untuk bisa lebih banyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, Masjid tempat mereka biasa melaksanakan shalat taraweh pun terendam oleh air rob. Mereka pun terpaksa berbuka dan sahur di pengungsian, sungguh ini adalah ujian besar bagi mereka. Semoga mereka diberi kekuatan dan kesabaran.

Sebenarnya banjir rob ini bukanlah kali pertama yang terjadi di pesisir utara Pekalongan, di hari-hari tertentu pun daerah ini sering kedatangan banjir rob, hanya tidak sebesar banjir rob kali ini. Sebelumya banjir rob yang datang hanya menimpa daerah-daerah yang dekat bibir pantai, tapi kali ini sudah meluas hingga jarak yang jauh dari pantai. Tidak hanya di Pekalongan, banjir rob ini juga sudah terjadi di daerah lain di pesisir utara pulau Jawa seperti Semarang, Demak, tegal, Indramayu, juga Jakarta.

Saya jadi berpikir, mengapa banjir rob kali ini lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya? Sebenarnya apa yang menyebabkan banjir rob ini terjadi?

Semua ujian yang datang memang sudah atas kehendak Yang Maha Kuasa, namun jika kita mau menyadari, ada sebab di balik setiap musibah yang terjadi



Mengapa Terjadi Banjir Rob?

Saya pernah membaca beberapa artikel tentang sebab-sebab terjadinya banjir rob. Di sini saya hanya akan menuliskan beberapa saja dari penyebab banjir rob tersebut, karena bukan kapasitas saya untuk mengupas secara detail mengenai hal ini. Saya hanya akan menuliskan dari beberapa sumber yang saya baca. Mohon maaf jika ada salah tolong dikoreksi ya...
Beberapa penyebab terjadinya banjir rob ini antara lain :

Pertama, Pemanasan Global atau yang dikenal dengan Global Warming, meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi ini menyebabkan salju di daerah kutub mencair, bisa dibayangkan gak sih, bagaimana jika salju seluas kutub utara dan selatan ini mencair dan memenuhi lautan? Hal ini yang menyebabkan naiknya air laut. Maka tak heran jika banyak daerah di pesisir pantai mulai terendam air laut. Bahkan diperkirakan, jika hal ini terus terjadi, akan ada pulau-pulau yang hilang tenggelam

Kedua, Maraknya penebangan hutan, kita semua mungkin sudah tahu ya kalau keberadaan hutan ini sangat penting buat kehidupan.  Hutan menyediakan oksigen dari hasil fotosintesis tumbuh-tumbuhan,  juga mampu menyimpan air tanah sehingga mencegah terjadinya banjir. Penebangan hutan secara besar-besaran akan menyebabkan tanah kehilangan pegangan pada akar-akar tumbuhan sehingga longsor pun tak bisa dihindari. Penggundulan hutan ini menyebabkan air hujan tak bisa diserap, dan ketika curah hujan sangat tinggi, air langsung mengalir ke sungai dan akhirnya ke laut.

Ketiga, Kebiasaan membuang sampah di sungai. Sampah-sampah yang dibuang ke sungai, secara tidak langsung menyebabkan banjir rob. Tumpukan sampah ini akan mengakibatkan pendangkalan sungai-sungai sehingga ketika terjadi pasang, sungai-sungai di sekitar tak mampu menampung luapan air laut tersebut.

Keempat, Pemanfaatan air tanah secara berlebihan. Apa sih, kaitannya antara pemanfaatan air tanah secara berlebihan dengan banjir rob? Menurut para ahli, pengambilan air tanah secara berlebihan, terutama di daerah sekitar pantai akan menyebabkan turunnya lapisan tanah. Jika lapisan tanah ini turun, akan mudah sekali terjadi banjir rob di daerah tersebut karena daratan menjadi lebih rendah dari pada laut.

Kelima, Reklamasi pantai atau pengurukan laut untuk dijadikan daratan. Di beberapa daerah, terutama di negara-negara maju, mengubah lautan menjadi daratan sudah banyak dilakukan. Pengurukan laut ini otomatis menyebabkan air laut beralih ke wilayah daratan lain yang lebih rendah.

Bagaimana Mengatasi Banjir Rob ini?

Setelah melihat beberapa penyebab terjadinya banjir rob ini, tentunya dibutuhkan keterlibatan banyak pihak untuk mengatasinya, kita tidak bisa menyerahkan sepenuhnya kepada pihak tertentu untuk mengatasi semua ini. Dibutuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan alam sekitar. Bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti, tidak membuang sampah di sungai, menjaga kelestarian hutan, dan menghemat air. Hal-hal kecil semacam ini bisa dimulai dari diri sendiri. Kita tidak bisa mengharapkan orang lain melakukannya jika kita sendiri belum bisa memberikan contoh. 
Seandainya setiap orang bisa melakukan hal-hal kecil ini, dari sekian juta penduduk yang ada, akan memberikan pengaruh yang signifikan  bagi perbaikan lingkungan.

Buat siapa saja yang membaca tulisan ini, kami mohonkan do'anya  semoga banjir rob di kota kami khususnya dan juga di daerah-daerah lain segera bisa di atasi. 


.

Thursday, May 24, 2018

Menjadi Guru untuk Kids Zaman Now

May 24, 2018 0 Comments

Kids Zaman Now, istilah ini sudah tidak asing lagi di telinga kita.  Saya sering mendengar istiIah ini berseliweran di timeline media sosial.  Entah siapa yang pertama kali mempopulerkan istilah ini, tahu-tahu istilah ini menjadi sangat viral dan hampir semua orang baik anak-anak maupun orang dewasa sangat  fasih mengucapkannya. Bahkan bagi anak-anak zaman sekarang, mereka sangat bangga menyebut dirinya sebagai kids zaman now. Menggunakan alasan kids zaman now untuk membenarkan tingkah laku yang dianggap salah oleh orang tua.

Istilah Kids zaman now ini digunakan untuk menyebut anak-anak yang lahir di tahun 1995- 2010 , atau disebut juga anak-anak generasi Z. Tingkah polah mereka yang dianggap aneh dan sangat berbeda dengan era sebelumnya, kadang membuat kita ingin mengelus dada tapi sekaligus tertawa. Bagaimana tidak, sikap yang bagi anak zaman dulu dianggap tidak sopan, tapi bagi kids zaman now dianggap sebuah kewajaran dan sebagai hal yang lumrah bagi mereka. Sebagai contoh, Jika murid zaman dulu takut untuk berpacaran dan sembunyi-sembunyi agar tidak  ketahuan oleh guru atau orang tuanya, murid zaman sekarang justru merasa bangga jika bisa menampakkan kedekatannya dengan lawan jenis, bahkan justru merasa bangga mengunggah foto kemesraannya di media sosial. Murid zaman dulu merasa sungkan bila berbicara dengan gurunya karena merasa malu atau rikuh, berbeda dengan anak zaman sekarang yang malah ingin mengajak bercanda, dan menggoda gurunya.
Tingkah polah semacam inilah yang sering membuat para guru geleng-geleng kepala dan sekaligus ingin tertawa.

Kids Zaman Now atau yang disebut anak generasi z merupakan anak-anak digital, anak-anak yang lahir di era pesatnya teknologi, mereka sangat akrab dengan gawai dan produk digital lainnya, pandai menggunakannya tanpa harus diajari. Mereka bisa betah duduk berjam-jam memainkan gawainya tanpa mempedulikan lingkungan sekitar. Berbagai macam hiburan mulai dari  tontonan di Youtube, media sosial dan game online mampu menghipnotis mereka. Alhasil, mereka jadi kurang peka terhadap lingkungan dan malas membaca. Bahkan di sekolahpun mereka tidak betah harus duduk diam, mendengarkan pelajaran. Konsentrasinya mudah sekali buyar oleh hal-hal lain di luar pembelajaran.

Lalu, bagaimana menjadi guru buat kids zaman now  semacam ini?  Sebuah kemudahan, ataukah tantangan besar? Untuk bisa menjawab permasalahan ini, ada baiknya kita terlebih dahulu mengetahui bagaimana karakteristik kids zaman now ini.

Baca juga : Menjadi Guru di Era Digital

Ciri-ciri anak generasi Z atau anak-anak digital.

Saya pernah membaca sebuah tulisan seorang pakar Home Education, Dyah, W.S dalam bukunya yang berjudul Smart Mom untuk Generasi Smart, beliau menjelaskan bahwa pengaruh penting teknologi yang menjadi ciri anak-anak digital antara lain :

1.    Berorientasi visual dinamis.
Anak-anak digital lebih menyukai materi pembelajaran yang bersifat visual misalnya dalam bentuk video ataupun gambar dari pada bentuk teks.

2.    Suka melakukan aktivitas secara bersamaan (multitasking)
Jika anak-anak zaman dulu bisa betah duduk lama mendengarkan pelajaran, tidak dengan anak-anak digital, mereka terbiasa melakukan beberapa kegiatan sekaligus seperti mendengarkan pelajaran sambil menggambar, membaca sambil mendengarkan musik, bekerja sambil bermain game.  Sifat multitasking inilah yang membuat anak-anak zaman sekarang susah fokus

3.    Mencari informasi secara instan dan nonlinear (tidak berurutan)
Kebiasaan mencari informasi melalui website, anak-anak digital ini jadi lebih suka mencari informasi dengan cepat dan instan, tak mau membaca secara berurutan dari awal hingga akhir, mereka cenderung melakukan scanning dan skimming terhadap teks untuk menemukan informasi yang diperlukan.

4.    Sangat aktif dan terlibat.
Anak-anak digital kurang menyukai cara belajar yang pasif dan monoton, atau hanya duduk diam mendengarkan, mereka pasti akan cepat bosan. Mereka lebih suka aktif dan melibatkan diri pada materi-materi yang dipelajari.

5.    Suka membentuk jaringan.
Anak-anak digital kadang terlihat asik dengan dunianya sendiri tanpa mempedulikan sekitarnya, tapi sebenarnya mereka cukup sering bersosialisasi lewat sebuah jaringan pertemanan dengan memanfaatkan media sosialnya. Bahkan pertemanannya tidak hanya dalam satu kota atau negara saja tapi juga lintas negara. Kesamaan minat dan hobi yang mendekatkan mereka dalam sebuah komunitas tertentu.

6.    Ketergantungan terhadap teknologi.
Tanpa adanya listrik, gawai, dan internet, anak-anak digital ini bisa “mati gaya” mereka jadi malas melakukan apapun, menghabiskan waktu dengan banyak bengong ataupun tidur.

Bagaimana menjadi guru bagi kids zaman now?

Ketertarikan kids zaman now dengan teknologi  adalah sesuatu yang tak terhindarkan.  Perilaku generasi saat ini sedikit banyak dipengaruhi oleh konten yang mereka konsumsi sehari hari lewat produk-produk teknologi. Melihat betapa kuatnya pengaruh teknologi dalam membentuk perilaku anak-anak digital, maka sebagai gurupun tentunya harus mampu mengarahkan anak didik untuk menggunakan teknologi secara positif. Dalam ranah pendidikan, guru harus bisa  mencari metode ataupun pendekatan baru dalam proses pembelajaran, agar mudah diterima oleh anak-anak zaman sekarang yang memiliki ketergantungan tekonologi besar.  Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh guru zaman now antara lain :
1.    Melek teknologi dan informasi, serta cerdas dalam menggunakan media sosial sebagai sarana pembelajaran dan menggali informasi terkini agar pengetahuannya selalu up to date.
2.    Komunikasi yang baik dengan anak didik. Dengan komunikasi yang terjalin dengan baik antara guru dengan peserta didik akan membuat guru mengetahui permasalahan yang dialami oleh peserta didik baik yang berkaitan dengan proses belajar mengajar maupun permasalahan sosial peserta didik
3.    Mampu menanamkan nilai-nilai yang baik di tengah arus informasi yang sangat besar agar peserta didik dapat memilah dan memilih mana nilai yang sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat maupun dalam agama.

Sementara hanya ini yang bisa saya tuliskan, buat pembaca yang ingin menambahkan atau mengungkapkan pendapatnya,  silakan bisa ditulis di kolom komentar ya...

Wednesday, May 23, 2018

Pindang Tetel, Rawonnya Pekalongan

May 23, 2018 0 Comments


Selain megono, ada satu lagi kuliner khas yang kudu dicoba jika kamu singgah ke daerah Pekalongan. Namanya Pindang Tetel. Makanan ini mirip sekali dengan rawon, hanya saja ada keunikan lain yaitu disajikan dengan kerupuk usek. Kerupuk usek adalah kerupuk yang digoreng tanpa minyak, tapi menggunakan pasir.

Buat kamu yang penasaran  bagaimana cara membuat Pindang Tetel ini? Berikut resep lengkapnya :

Bahan :
- 1/2  kg daging sapi (daging, balungan, kikil)
- kerupuk usek

Bumbu Halus :
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 buah cabe merah
- 4 butir kemiri
- 1 sdt merica

Bumbu pelengkap :
- 3 ruas jari lengkuas
- 3 lembar daun salam
- 5 butir kluwek, haluskan 

Cara membuat :
1. Rebus daging sampai setengah empuk, buang busa dan kotoran yang ada di permukaan air.
2. Panaskan minyak, tumis bahan bumbu halus hingga harum, masukkan lengkuas, daun salam dan kluwek
3. Masukkan bumbu tumis ke dalam air rebusan daging. Rebus hingga bumbu meresap dan daging empuk, Jika sudah empuk, angakat daging dan potong kecil-kecil.
4. Sajikan bersama kerupuk usek dan beri irisan daun bawang.

Pengin tahu kuliner khas Pekalongan lainnya?  Silakan baca : Megono Pekalongan

Thursday, May 17, 2018

Megono Tempe Pekalongan

May 17, 2018 0 Comments


Megono, namanya mungkin terdengar unik, mirip dengan nama orang. Sebetulnya, ini adalah nama makanan khas daerah Pekalongan. Kalau teman-teman kebetulan singgah ke Pekalongan, belum lengkap jika belum mencoba makanan yang satu ini. Enggak perlu bingung, kemana harus mencari makanan ini. Makanan ini hampir selalu ada di warung-warung makan. Bahkan warung-warung tenda sepanjang jalan pun selalu menyediakan makanan ini.

Megono dibuat dengan bahan dasar cecek/gori/nangka muda yang dicacah halus kemudian diberi kelapa parut yang dibumbui khusus. Tak hanya nangka muda, ada beberapa variasi bahan dasar untuk megono, antara lain : kacang, rebung, ataupun tempe dan kubis/kol.

Kali ini saya ingin menuliskan resep Megono yang bahan dasarnya tempe dan kubis.

Bahan yang diperlukan :
- 1 papan tempe ukuan kecil iris tipis-tipis
- 1 butir kubis ukuran kecil, iris
- setengah butir kelapa parut (agak muda)

Bumbu uleg :
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 5 cabe rawit
- 1 sdt ketumbar
- 2 cm kencur
- 1 sdt terasi
- 1 sdt gula jawa
- garam secukupnya
Semua bumbu ini dihaluskan

Bumbu Pelengkap :
- 1 batang sereh, geprek
- 3 ruas jari lengkuas , geprek
- 2 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk

Bumbu iris :
- 3 cabe merah
- 2 batang  bawang daun
- 3 siung bawang merah
- 1 batang daun kecombrang (skip bila tidak suka)


Step :
1. Campurkan kelapa parut dengan bumbu uleg, bumbu pelengkap dan bumbu iris
2. Setelah itu campurkan juga tempe dan kubis yang sudah diiris-iris, aduk rata
3. Kukus sampai matang.



Sunday, April 29, 2018

Tempe Kukus Sambal Kelapa, Makanan Ndeso Khas Pekalongan

April 29, 2018 0 Comments



Makanan ini terbilang simpel, engga ribet masaknya, dibuat dari tempe yang dikukus kemudian diberi sambal yang dicapur dengan kelapa parut. Lebih pas lagi jika dimakan bersama ikan asin dan  kerupuk. Saya menyebutnya "Tempe sambel klopo".
Dari saya kecil sudah terbiasa makan makanan ini, karena memang ini masuk daftar masakan favorit keluarga. Cara bikinnya simpel ya...

Bahan :
- tempe 1 papan, di resep ini aku pakai tempe kecil bungkus daun.
- kelapa agak muda diparut

Bahan Sambal :
- 5 buah cabe merah
- 5 buah cabe rawit
- 2 siung bawang merah
- 4 butir kemiri
- sedikit terasi 

Cara Membuat :

1. Kukus tempe
2. Semua bahan sambal dipanggang di wajan teflon, lebih enak lagi pakai piring dari tanah liat, uleg sampai halus.
2.  campurkan kelapa parut dengan sambal
3.  sajikan dengan tempe kukusnya




Tuesday, April 24, 2018

Sedang Liburan ke Kota Ini, Cobain Serabi Khasnya yang Lezat

April 24, 2018 0 Comments
Di antara berbagai macam kue khas Nusantara yang lezat, Serabi atau surabi adalah salah satu jenis gudapan yang mudah ditemui di mana saja. Uniknya, meski hampir semua kota memiliki jajanan basah ini, namun masing-masing daerah punya ciri khas serabinya masing-masing. Yang paling unik dan banyak diburu para pecinta kuliner adalah beberapa serabi berikut ini.

Kalau kamu sedang berburu promo tiket pesawat murah ke kota-kota ini, jangan lupa masukkan jadwal berburu serabi khasnya ya. Ssst, nggak semua berbahan tepung dan kelapa loh…

Kalau kamu sedang berburu promo tiket pesawat murah ke kota-kota ini, jangan lupa masukkan jadwal berburu serabi khasnya ya. Ssst, nggak semua berbahan tepung dan kelapa loh…

SOLO
sumber : pekanbaru.tribunnews.com
Rasanya nggak lengkap kalau ke Solo tapi tak mampir mencicip serabinya yang lezat. Di Solo, serabi terbuat dari tepung dan santan yang disajikan tanpa kuah. Makan selagi hangat, dan lembutnya adonan serabi Solo yang lumer di mulut pasti bikin ketagihan. Serabi yang pinggirannya tipis dan bagian tengahnya gendut dengan sisi cokelat di bagian bawah sementara atasnya berwarna putih ini biasanya dijual dengan atau tanpa topping. Jika suka yang original, maka pilihlah yang polos. Sementara kalau kamu suka yang agak modern, pilihan topping seperti meses atau nangka bisa jadi pilihan.

JAKARTA
sumber : wikipedia
Berpinggiran tipis dan berwarna hijau muda dan putih, serabi Jakarta yang terbuat dari tepung dan santan ini lebih dikenal dengan nama kue ape. Serabi khas Ibukota ini biasanya disajikan polos tanpa kuah atau kelapa. Meski sekilas penampakannya mirip dengan serabi Solo, namun rasa dari kudapan gurih legit ini berbeda dari serabi dari kota lainnya di Indonesia. Sudah pernah coba?

MINANG
sumber : banjarmasin.tribunnews.com
Berbeda dengan serabi khas Solo yang terbuat dari tepung dan santan, di Minang serabinya terbuat dari tepung dan tape singkong. Bentuknya pun berbeda, tebal bulat merata dan berwarna cokelat di kedua sisinya. Namanya pun unik, pinukuik, meski rasanya masih mirip dengan serabi di Jawa tapi rasa khas dari tapenya nggak akan bisa kamu lupakan. Bali

BALI


sumber :travel.tempo.co

Jajanan yang paling banyak diburu di Bali boleh saja pie susu. Tapi kalau bicara soal jajanan tradisional, serabi Bali nggak kalah lezat dari kue oleh-oleh khas Pulau Dewata lainnya.

Dikenal dengan nama Jaja Laklak, keunikan serabi dari Bali adalah warnanya yang sepenuhnya hijau. Bentuknya bulat tebal merata di seluruh sisi dan disajikan dengan kelapa parut yang kemudian disiram kuah gula merah nan legit. Rasanya, lezat! Apalagi kalau kamu mencicipnya kala masih hangat. Hmm, tiada duanya. Bikin banyak wisatawan kangen dan membeli promo tiket pesawat ke Bali hanya demi mencicip serabi ini.


Buat kamu yang punya agenda liburan ke “Pulau Dewata” ini, harus mencicipi  serabi Bali, tinggal beli tiket pesawatnya di https://www.traveloka.com/tiket-pesawat atau melalui agen perjalanan kepercayaan kamu. Siapa tahu ada promo tiket pesawat murah, jadi sisa budget untuk ongkos liburan kamu bisa digunakan untuk membeli lebih banyak serabi Bali.



AMBARAWA

sumber : youtube

Rasa dari serabi Ambarawa tidak jauh berbeda dengan Solo, namun bagian tengahnya lebih tipis dan disajikan dengan kuah. Warnanya pun berbeda, tidak hanya putih saja di bagian atasnya, namun berhias dengan warna hijau yang segar. Untuk menikmati makanan yang dikenal dengan nama serabi kucur ini, kamu akan disuguhi santan kental manis dan gula jawa yang legit. Cocok buat sarapan di pagi hari, dan cukup kenyang meski hanya habis beberapa potong.


BANDUNG

sumber : bintang.com
Bentuk dari serabi Bandung mirip dengan yang ada di Bali, namun warnanya putih. Yang membuat serabi khas Kota Kembang ini berbeda adalah topping yang menjadi pelengkapnya. Bukan gula ataupun santan dengan gula merah, serabi Bandung biasanya disajikan dengan topping oncom lalu disiram dengan kuah kinca. Hmm, penasaran kan bagaimana rasa serabi dengan topping oncom? Cari promo tiket pesawat murah kamu di sekarang juga. Dan cicipi jajanan unik ini.

Sunday, March 18, 2018

Destinasi Liburan Seru di Bandung

March 18, 2018 0 Comments
Mendengar kata Bandung, aku selalu membayangkan tempat-tempat asik dan menarik yang bisa dikunjungi, mulai dari tempat wisatanya, fashion juga kulinernya. Bandung selalu menawarkan keasyikan tersendiri bagi para traveller, keindahan alam, udaranya yang sejuk dan nyaman membuat siapapun enggak akan nolak diajak ke sana. Begitupun denganku, selalu bersemangat untuk menjejakkan kaki di kota yang disebut Paris van Java ini.
Beruntungnya lagi aku memiliki adik yang tinggal di sana, jadi aku enggak perlu khawatir untuk mengeksplor tempat-tempat yang ingin dikunjungi, juga enggak perlu khawatir mencari tempat untuk menginap. Itung-itung ngirit budget gitu...ha ha ha...jadi nginepnya di rumah adik, meski harus tidur uyel-uyelan, buat kami hal itu malah menambah keasikan tersendiri. Dan lagi, kesempatan berkunjung ke rumah adik masa sih harus tidur di penginapan atau hotel, kapan kumpulnya kalau gitu ya...justru serunya itu ketika kumpul, masak-masak dan makan-makan bareng, cerita-cerita seru dan kegiatan lainnya, sehari terasa berlalu begitu cepat.

Liburan sekolah kemarin aku dan anak-anak berkesempatan menjejak  beberapa destinasi wisata di sana. Berkat jasa transportasi online seperti Go Car  kami pun bisa mencapai tempat-tempat tujuan dengan cepat dan murah.

Berikut beberapa destiasi wisata yang sempat kami kunjungi :

1. Farmhouse Lembang

Lokasi : Farmhouse Susu Lembang
Tempat wisata ini tergolong masih baru, namun sudah sangat ngehits dan selalu ramai dikunjungi. Dengan taman-taman dan bangunan bergaya Eropa, pengunjung dibawa merasakan atmosfir dan suasana ala Eropa. Begitu masuk ke tempat ini, kita langsung disambut dengan segelas susu sapi segar atau sosis bakar yang bisa ditukar dengan tiket masuk.

Menyusuri pintu masuk, di kanan kiri jalan, kita akan dimanjakan dengan pemandangan taman bunga dan aneka satwa seperti domba, kelinci,sapi dan kuda. Asiknya lagi, anak-anak bisa memberi makan langsung hewan-hewan ini.

Keunikan lain dari Farmhouse ini adalah adanya rumah hobits. Teman-teman akan dibawa ke negeri dongeng para kurcaci. Buat para Ibu dan Remaja putri bisa juga berdandaan ala gadis Eropa zaman dahulu dan berfoto ria dengan menyewa kostum Rp. 50.000 selama satu jam.
Dengan harga tiket masuk Rp.20.000 per orang teman-teman bisa memuaskan mata menikmati keindahan Farmhouse Susu Lembang dari jam 09.00 - 16.00 WIB.


2. Alun-Alun Bandung
Setelah berkeliling menikmati pusat kota Bandung, tak lengkap rasanya jika engga mampir di alun-alun kota. Seperti alun-alun di kota-kota lainnya, alun-alun Bandung juga dikelilingi sejumlah bangunan fungsional, dengan hamparan rumput sintetis, menjadikan alun-alun ini tampak rapi dan bersih, sangat cocok jika ke sini membawa anak-anak. Mereka bisa puas bermain lari-larian, ataupun main sepak bola tanpa takut kotor, karena pengunjung diharuskan melepas sepatu dan sandal untuk bisa menginjakkan kaki di rumput sintetisnya.

vanyarina.com
Alun-alun Bandung
3. Museum Konferensi Asia Afrika
Wisata sejarah yang terletak di jalan Asia Afrika Bandung ini tak jauh dari alun-alun kota Bandung. Setelah berwisata di alun-alun kota, teman-teman bisa berjalan kaki ke Museum sambil menikmati jalan jalan kota dan spot-spot foto yang menarik untuk diunggah ke media sosial.

Memasuki gedung museum Asia Afrika,kita diminta untuk mengisi buku tamu. Di dalam museum tersebut kita akan menjumpai diorama sejarah berlangsungnya konferensi Asia Afrika. Beberapa perlengkapan tempo dulu seperti mesin ketik, piringan hitam, kamera kuno dan buku perjanjian bertuliskan ejaan lama terpajang dalam lemari kaca.

Di ruangan lebih dalam lagi terdapat ruang tempat berlangsungnya konferensi dengan bendera-bendera peserta dari berbagai negara Asia Afrika. Kursi berwarna merah tertata rapi di ruangan tersebut. Sebuah podium berada di depan ruangan dan meja kursi tempat duduk para pemimpin negara yang hadir

 

4. Jalan Braga

Tak jauh dari Museum Konferensi Asia Afrika, kita bisa menyusuri jalan terusan menuju ke Jalan Braga dengan berjalan kaki. Jalan Braga adalah nama sebuah jalan dengan bangunan-bangunan khas arsitektur Eropa tempo dulu di sekitarnya. Menyusuri jalan sepanjang 700 m ini, kita akan disuguhi pemandangan gedung-gedung  khas kolonial tempo dulu, dengan lampu-lampu unik di sepanjang jalannya.

Tidak hanya mengusung tema kuno, toko-toko disepanjang jalan juga menjual beberapa dagangan dengan ciri khasnya masing-masing. Bermacam-macam lukisan terpajang di sepanjang trotoar menjadi daya tarik para pejalan kaki untuk berfoto.



Jalan Braga ini dulunya merupakan pusat keramaian dan bisnis utama sejak zaman kolonial Belanda. Cikal bakal julukan Bandung sebagai "Kota Kembang" juga berasal dari jalan Braga ini. Keberadaan dan ciri khasnya tetap dipertahankan sebagai salah satu landmark "Bandoeng Tempoe Doeloe"yang dikenal dengan Paris Van Java. 




5. Kampung Batu Malakasari

Di hari berikutnya kami sekeluarga diajak menikmati wisata alam Kampung Batu yang terletak di desa Malakasari Kecamatan Baleendah. Butuh 15 menit perjalanan dari Desa Rancamanyar, melewati perkampungan dan persawahan, sampailah kami di sebuah wisata dengan banyak bukit bebatuan di sekitarnya.

Konon ceritanya, wisata Kampung Batu ini awalnya adalah bekas penambangan batu alam yang terbengkalai, kemudian kawasan tersebut dibeli oleh seseorang selanjutnya direklamasi dan dikelola menjadi sebuah wisata edukasi dan petualangan yang menarik.

Dari area parkir wisata kita langsung melihat pemandangan bukit-bukit batu, saung-saung khas Sunda dan penangkaran rusa totol di kanan jalan.


Yang paling menarik buat anak-anak adalah wisata air yang disebut Tektona Waterpark, dengan berbagai model kolam renang seperti tootspool, kidspool, semi olimpic, kolam arus yang berkelok-kelok mengelilingi kolam ombak buatan mirip sebuah pantai


Buat yang suka tantangan yang memacu adrenalin, teman-teman bisa menjajal wahana outbound seperti jembatan (Burma Bridge, Loop Bridge), jaring laba-laba (Cargo net), panjat dinding dan flying fox sepanjang 120 meter yang meluncur di atas danau.

Belum sempat kami menjajal semua wahana, tapi kaki sudah terasa pegal-pegal, rasanya sehari engga cukup untuk menjelajah seluruh wahana di Kampung Batu ini. Oh iya, teman-teman bisa menikmati wisata di sini dari jam 08.00 - 18.00 WIB dengan tiket masuk Rp.10.000 untuk dewasa dan Rp.5000 untuk anak-anak.

Punya rencana liburan ke Bandung? Lima destinasi wisata ini sepertinya perlu dijajal. Tentunya masih banyak sekali destinasi wisata lainnya di Bandung. Kalau ada waktu dan umur saya mesti datang lagi ke Bandung.



Tuesday, February 27, 2018

Rahasia Bikin Sate Kambing Empuk dan Enggak Prengus

February 27, 2018 0 Comments

Saya dan suami saya termasuk penggemar sate, terutama sate kambing, hanya saja anak-anak saya kurang suka dengan sate kambing karena baunya yang prengus dan apek. Jadinya, saat saya dan suami ingin jalan-jalan dan menikmati kuliner sate kambing, anak-anak saya hanya bengong ngeliatin orang tuanya  makan. Mau pesen makanan yang lain juga enggak bisa karena biasanya warung-warung sate kambing hanya menjual makanan khusus olahan kambing seperti gulai kambing dan tongseng kambing.

Sebenarnya saya punya rekomendasi beberapa warung sate kambing yang dagingnya empuk dan enggak prengus, cuma tetap saja saya tidak bisa mengajak anak-anak ke sana karena mereka sudah terlanjur menolak daging kambing, dan sudah berpikir bahwa semua daging kambing pasti prengus.
Jadi seringnya kami terpaksa berbohong setiap membelikan sate kambing untuk mereka dengan mengatakan kalau sate yang kami bawa adalah sate sapi. Tapi tetap saja mereka mengendus-endus dagingnya apakah bau prengus atau tidak. Kalau dirasa mereka satenya tidak prengus, barulah mereka percaya dan berpikir kalau itu sate sapi.

Saat lebaran Idul Adha tiba, biasanya kiriman daging berdatangan, alhasil, stok kambing pun melimpah memenuhi dapur. Ada daging kambing dan daging sapi. Untuk daging kambing, biasanya saya langsung mengolahnya menjadi sate, sedang untuk daging sapi saya lebih suka mengolah menjadi rendang ataupun dimasak santan dengan bumbu kuning.

Pengalaman pertama membuat sate kambing, dagingnya masih alot dan bau prengus, pernah juga memberikan air perasan nanas sebelum daging dibakar, lucunya, karena waktu itu merendam daging ke dalam air perasan nanasnya terlalu lama, jadinya waktu dibakar malah ambrol dagingnya berjatuhan ke dalam bara api pemanggangan.

Setelah beberapa kali membuat sate kambing sendiri, akhirnya saya tahu rahasia membuat sate kambing anti prengus dan anti alot ala warung-warung sate tekenal.


Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah :
  1. Pilih daging yang benar-benar masih segar, dengan ciri berwarna merah muda dan bukan yang sudah kebiru-biruan
  2. Bersihkan daging kambing dari kotoran yang menempel, karena biasanya di tempat penyembelihan, sering ada pasir2 atau daun-daun kering yang ikut nempel. Kalaupun ada kotoran yang susah dibersihkan, lebih baik buang bagian daging yang kotor tersebut
  3. Jangan mencuci atau merendamnya dalam air, karena ternyata, daging kambing yang sudah kena siraman air justru meninggalkan bau prengus dan apek, jadi pastikan memilih daging yang bersih dari kotoran-kotoran yang menempel yang susah dibersihkan. 
  4. Setelah daging ditusuk, sesaat sebelum masuk ke tempat pembakaran, celupkan sate ke dalam air rendaman nanas, sebentar saja ya, karena kalau terlalu lama, dijamin daging bakalan ambrol.
  5. Segera bakar sate ke tempat pembakaran, jiak sudah setengah matang, olesi sate dengan kecap. Olesan kecap ini akan menambah cita rasa sate yang khas dibandingkan yang tidak dioles kecap.
 Jika tidak ada persediaan nanas, kita bisa memakai daun pepaya, dengan cara membungkus daging dengan daun pepaya beberapa saat sebelum diiris dan ditusuk, cuma untuk cara ini saya memang belum pernah melakukannya.

Beginilah, hasil pengalaman saya membuat sate kambing rumahan tapi rasa warung sate terkenal. 
hihihi...

Selamat mencoba,

Temukan Potensi Unggul Anak dengan Cara Ini

February 27, 2018 0 Comments

Bunda yang baik...

Pernahkan Bunda mengamati aktivitas anak-anak Bunda sehari-hari ketika di rumah? Kegiatan apa yang paling disukai mereka, dan paling sering mereka lakukan di rumah. Dalam mengamati aktivitas anak-anak Bunda sehari-hari mungkin Bunda sering bertanya dalam hati, "akan jadi apakah anakku kelak?" Jadi guru, dokter, insinyur, chef ataukah yang  lainnya.
Kalau sudah muncul pertanyaan seperti ini, biasanya apa yang Bunda lakukan untuk bisa menemukan jawabannya?
Apakah bertanya kepada anak dengan pertanyaan klise orang dewasa kepada anak,  seperti : Kalau sudah besar mau jadi apa, Nak?
Atau membawa anak-anak Bunda ke tempat-tempat tes bakat dan minat yang sudah banyak kita lihat di sekitar kita?
Ataukah  Bunda punya kiat khusus untuk menemukan bakat dan minat  yang akan mengantarkan anak mencapai cita-citanya?

Buat saya sendiri, ternyata mengenali bakat dan minat anak itu enggak gampang, ini buat saya sendiri ya Bun, enggak tahu juga bagaimana dengan Bunda-bunda yang lain. Kadang saya berpikir, kalau anak saya berbakat di bidang tertentu, karena dia bisa melakukan sesuatu yang saya pikir menjadi bakatnya itu dengan mudah dan melakukannya dengan perasaan senang, tapi setelah beberapa waktu berjalan, tiba-tiba anak saya enggak suka, merasa tidak bisa dan malas melakukan kegiatan itu. Saya jadi bingung, sebenarnya apa ya, minat dan bakat anak saya itu?

Membaca buku yang berjudul "Rahasia Ayah Edy Memetakan Potensi Unggul Anak ", Bunda akan menemukan jawaban tenatang bagaimana cara menemukan bakat dan minat seorang anak. Dalam buku ini Ayah Edy menjelaskan secara gamblang, bagaimana tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk menemukan bakat dan minat, juga potensi unggul dalam diri seorang anak.

Apakah Bakat Itu?

Bakat merupakan potensi bawaan sejak lahir, Untuk mengasah bakat dibutuhkan latihan yang terus menerus. Anak yang memiliki bakat di bidang tertentu, jika diasah terus menerus maka hasilnya akan lebih signifikan dibandingkan anak yang tidak berbakat. Sebagai contoh, seorang anak yang berbakat menari, ia akan lebih cepat terampil jika diajari menari. Sebaiknya , anak yang tidak berbakat menari, akan membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa menguasai sebuah tarian.

Bagaimana dengan minat?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indinesia, minat diartikan sebagai keinginan hati yang tinggi terhadap sesuatu. Dalam bahasa Inggris, minat disebut juga "passion". Minat bisa muncul dari dalam diri seseorang dan bisa juga karena pengaruh lingkungan. Jika seorang anak ditanya "Kenapa kamu menyukai ini?" , biasanya anak akan menjawab " Enggak tahu, pokoknya saya suka aja", Jika seperti itu jawabannya, artinya minat tersebut muncul dari dalam diri anak tanpa ada pengaruh lingkungan. Namun berbeda jika misalnya seorang anak ingin jadi penyanyi karena di lingkungannya sebagian besar menjadi penyanyi, itu bisa jadi minatnya muncul karena pengaruh lingkungan.

Minat adalah urusan hati, ketika kita mengerjakan sesuatu yang diminati, biasanya kita akan merasa senang. namun bila kita menyukai sesuatu belum tentu kita berbakat di bidang yang kita sukai itu.

Potensi Unggul

Banyak anak yang memiliki bakat/potensi lebih dari satu. Seorang anak bisa saja pandai matematika, menyanyi dan sekaligus menari. Potensi Unggul adalah potensi terbaik di antara semua potensi yang dimiliki anak. Nah, tugas kita adalah menemukan potensi unggul tersebut.
Bagaimana menemukan potensi unggul tersebut?

Ayah Edi menjelaskan ada 5 langkah untuk menemukan potensi unggul seorang anak :

1. Menyusun Program Stimulasi

Stimulasi bisa dilakukan dengan mengenalkan anak dengan beberapa kegiatan atau aktivitas yang berkaitan dengan profesi. Misalnya dengan membacakan buku mengenai macam-macam profesi, mengunjungi museum, menyaksikan pagelaran seni, menonton pertandingan olahraga, atau mengajak anak ke sebuah pameran buku, teknologi, wisata, wirausaha dan sebagainya.

Stimulasi ini dilakukan secara rutin semisal dua minggu sekali atau sebulan sekali, jadikan hal ini sebagai kegiatan yang menyenangkan dan bukan sebuah paksaan. Stimulasi ini bisa dilakukan sedini mungkin, sejak anak usia 1 tahun, sampai anak usia SD, SMP atau hingga dia bisa mengatakan secara pasti dan yakin ingin jadi apa suatu hari nanti.

2. Membuat Daftar Minat dan Bakat

Langkah berikutnya setelah melakukan stimulasi adalah membuat daftar minat dan bakat. Daftar berisi aneka  aktivitas atau bidang yang diminati anak. Kumpulkan sedikitnya sepuluh aktivitas atau bidang. Masing-masing bidang diberi skor nilai dari 1 - 10. Untuk bidang yang paling disukai anak diberi skor 10, untuk yang diminati tetapi bukan yang "paling" diminati bisa diberikan skor 8 atau 9, sedangkan untuk yang biasa-biasa saja diberi skor 6 atau 7. Dari beberapa daftar yang sudah diberi nilai ini, ambillah sedikitnya 3 bidang yang paling diminati oleh anak, untuk selanjutnya dilakukan pengujian terhadap minat tersebut.

3. Uji Coba Minat dan Bakat Anak.

Jika anak sudah memilih bidang yang disukainya, selanjutnya lakukan pengujian apakah minatnya itu didukung oleh bakat yang kuat. Jika minatya kuat, kemudian setelah diuji bakatnya juga kuat, maka serta anak juga terlihat tekun berlatih, itu bisa dijadikan petunjuk kuat potensi unggulnya. Bunda bisa melakukan hal yang sama untuk bidang-bidang yang lainnya.

4. Penajaman Profesi.

 Setelah kita menemukan bidang-bidang yang disukai anak, bukan berarti kita berhenti sampai di sini dan berkesimpulan bahwa anak kita menyukai bidang ini.  Tugas kita selanjutnya adalah mempertajam bidang yang diminati oleh anak, sebagai contoh, jika anak kita menyukai pesawat, jangan berkesimpuln bahwa ia ingin menjadi pilot, bagian mana yang paling disukai oleh anak dari ketertarikannya dengan pesawat tersebut, apakah memang ingin menjadi pilot, ataukah lebih tertarik pada mesinnya, manajemennya, ataukah desainnya.

5. Make a Life Plan

Jika tujuan spesifik sudah ditentukan, langkah yang terakhir adalah membuat life plan. Life plan ini ibarat sebuah peta yang akan membimbing anak untuk sampai ke tujuannya.
Jika anak ingin menjadi X dengan spesialisasi Y maka harus dilakukan life plan-nya sebagai berikut:
Tahun berapa ia ingin meraih cita-citanya itu? Pada usia berapa?

Itulah 5 langkah yang bisa kita lakukan untuk menemukan potensi unggul pada anak berdasarkan tulisan Ayah Edy dalam buku tersebut. Bunda akan menemukan gambaran yang lebih jelas dan detail dari setiap langkah yang sudah disebutkan di atas, dilengkapi dengan contoh-contoh kasus yang pernah ditangani oleh Ayah Edy.


 






Sunday, January 21, 2018

Mengintip Kenyamanan Sekolah Finlandia

January 21, 2018 0 Comments


Beberapa  waktu lalu saya melihat buku berjudul “Teach Like Finland” mengajar seperti Finlandia ini di timeline  instagram. Panasaran juga dengan buku ini, secara sudah lama saya sering membaca artikel yang membahas tentang kehebatan Finlandia dalam dunia pendidikan. Di sosial media dan di Youtube juga sudah banyak membahas tentang sekolah Finlandia, Cuma semua masih belum menjawab rasa penasaran saya tentang sekolah Finlandia. Enggak perlu kelamaan mikir, saya pun memesan buku itu sama temen saya yang di Jogja. Dan beberapa hari kemudian sampailah buku ini di tangan saya.

Buku ini ditulis oleh Timothy D Walker, seorang guru Sekolah Dasar dari Amerika yang merasa bahwa pekerjaannya menjadi guru sangatlah berat, dia hampir tak punya waktu untuk istirahat. Tiba di sekolah jam 06.30 dan pulang jam 3 sore, kadang-kadang pulang malam hari dengan membawa satu tas penuh berisi tugas dan pekerjaan sekolah. Dia benar-benar tidak bisa menikmati hidupnya sendiri karena kurangnya keseimbangan antara kerja dan waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Hidupnya selalu tertekan dan penuh dengan kecemasan.
Saat di sekolah pun dia menghabiskan waktu istirahat di ruang kerja atau di dalam kelas untuk mengecek semua pekerjaan dan mempersiapkan pembelajaran di kelas selanjutnya. Melewatkan waktu makan siang, bahkan tidak ada waktu untuk duduk-duduk santai menikmati jam istirahat atau sekedar bersosialisasi dengan rekan kerja.

Kemudian Tim memutuskan untuk pindah ke Finlandia bersama istrinya yang memang berasal dari sana dan menetap di kota Helsinki. Sebelumnya, Istrinya selalu menceritakan tentang kehidupan di Finlandia yang menyenangkan, guru-guru dan siswa di sana tidak pernah merasakan kecemasan dan tekanan yang berat karena beban pekerjaan di sekolah.
Tak lama setelah kepindahannya ke Helsinki, Tim diminta untuk mengajar kelas 5 di sebuah sekolah umum Helsinki.  Betapa bahagianya Tim menerima tawaran itu. Selama ini dia sering mendengar bahwa Sekolah Finlandia adalah sekolah yang hebat. Banyak sekali media yang membicarakan tentang hebatnya pendidikan di Finlandia ini. Sebuah tes internasional  yang diadakan oleh PISA (Programme for International Student Assessment/Progam Penilaian Siswa Internasional), Finlandia mendapat peringkat terbaik dalam tes membaca, matematika dan sains.

Hasil ini tentu mengejutkan banyak pihak yang mendengarnya, mengingat negara finlandia adalah negara kecil dengan dengan jumlah penduduk tidak lebih dari 6 juta jiwa, tetapi sistem pendidikannya bisa dikatakan nomor satu di dunia. Lalu, apa sih sebenarnya rahasia kesuksesan pendidikan Finlandia?

Dalam buku “Teach Like Finland ini” Tim menjelaskan secara gamblang berdasarkan pengalamannya sendiri selama mengajar di Finlandia. Ada 33 strategi sederhana untuk menciptakan kelas yang menyenangkan.

1.    Jadwal Istirahat Otak
Sekolah-sekolah di Finlandia menerapkan istirahat 5 menit setiap 45 menit pelajaran, di tambah istirahat 15 menit yang sering.  Istirahat yang sering ini bertujuan untuk menyegarkan otak. Beban belajar di sekolah Finlandia hanya 18 jam dalam seminggu. Ini membuat siswa-siswi di Finlandia mendapatkan waktu istirahat yang cukup sepulang sekolah. Lantas, bagaimana mereka bisa mendapat prestasi yang bagus dengan jam belajar yang sedikit itu? Apakah benar di Finlandia tidak ada PR untuk siwanya? Mitos tentang tidak adanya PR ternyata tidak sepenuhnya benar, PR tetap diberikan dengan catatan, tidak memberatkan siswa dan bisa dikerjakan dalam waktu 10- 30 menit saja tanpa bantuan orang dewasa.

2.     Menyederhanakan Ruang
Ruang kelas di sekolah Finlandia dibuat sangat sederhana dan tidak menempelkan karya-karya siswa terlalu banyak di dinding-dinding kelas. Dengan menerapkan prisip “less is more”  ini dimaksudkan agar siswa bisa tetap fokus belajar dan tidak ada rangsangan lain dari luar yang akan membuyarkan konsentrasi belajar.

3.    Rasa dimiliki (sense of belonging)
Di sekolah Finlandia dibentuk sebuah “student welfare team” (tim kesejahteraan siswa) yang terdiri dari kepala sekolah, guru, para profesional, pekerja sosial, perawat dan psikolog untuk membantu permasalahan yang dialami para siswa. Guru tidak bekerja sendirian, tetapi bersama-sama bertanggung jawab  dengan team untuk menangani berbagai kebutuhan siswa. Dari sini, siswa merasakan adanya rasa dimiliki di sekolah. Ada 6 strategi yang akan menguatkan sense of belonging di dalam kelas diantaranya : mengenal setiap anak, bermain dengan mereka, merayakan keberhasilan, mengejar impian kelas, menghapus bullying, dan berkawan.

4.    Kemandirian.
Para siswa di Finlandia terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri tanpa antar jemput orang tuanya, maka jangan heran jika di sana melihat seorang anak SD berangkat sekolah naik Bus sendiri. Kemandirian ini juga diterapkan dalam proses pembelajaran dengan adanya “Pekan Pembelajaran Mandiri”. Siswa dan guru bersama-sama menentukan sendiri metode pembelajaran yang sesuai semisal bermain peran (role play) untuk pelajaran tertentu.

Lebih jauh tentang strategi kesuksesan pembelajaran di sekolah Finlandia dikupas tuntas dalam buku ini.

Yang paling terakhir dari buku ini adalah sebuah pesan “ jangan lupa bahagia” . dari sini bisa digaris bawahi bahwa kurikulum inti dari praktek pembelajaran di Finlandia adalah menciptakan rasa bahagia dalam belajar. Dengan perasaan bahagia yang dihadirkan dalam proses pembelajaran, akan membuat siswa senang belajar dan mudah meraih kesuksesan, karena sesungguhnya kebahagian bukanlah hasil dari kesuksesan, kebahagian adalah kunci kesuksesan.




Thursday, December 7, 2017

Kebiasaan Guru Yang Enggak Boleh Ditiru

December 07, 2017 0 Comments
pexel.com
Sebagai seorang guru memang sewajarnya untuk selalu bersikap baik di depan orang lain, apalagi di depan anak-anak didiknya, karena dari gurulah murid-murid belajar tentang banyak hal. Kalau gurunya punya kebiasaan yang baik, bisa jadi anak-anak didiknya pun akan meniru kebiasaan baik dari guru tersebut. Namun masih ada juga beberapa kebiasaan yang kurang baik dari seorang guru.  Disebut kebiasaan karena pastinya dilakukan terus menerus, kalau sekali dua kali namanya bukan kebiasaan ya.  Guru juga kadang ada salah dan khilaf dalam menjalankan tugasnya.
Saya bicara tentang ini dalam kaca mata saya sebagai seorang guru, bukan untuk mengevaluasi sesama guru, tapi semata-mata untuk pembelajaran diri sendiri agar saya selalu ingat dengan apa yang saya tulis di sini. Karena bagaimanapun saya juga pernah melakukan beberapa (tapi enggak semua loh ya...) kebiasaan –kebiasaan buruk ini.

Kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik dari guru itu misalnya,

1.    Datang terlambat
Tapi bukan saya lho ya, ciee...ngakunya nih...Etapi bener loh, jujur kalau saya selalu berusaha untuk tidak terlambat, karena saya malu sama murid-murid, suka menegur kalau muridnya terlambat tapi gurunya sendiri suka berangkat  terlambat. Alasannya sih klise, karena kesiangan,karena ngurusin anak-anak yang mau berangkat sekolah, karena macet, bannya bocor dan alasan-alasan klise lainnya.
Sebagai seorang guru memang harusnya punya manajemen hidup yang baik, seperti kapan harus bangun, kapan menyiapkan keperluan mengajarnya,  menyiapkan keperluan anak-anak sekolah, menyiapkan sarapan dan sebagainya. Buat emak-emak seperti saya dengan dua anak kecil yang masih sekolah  tentu tidak mudah ya, berusaha agar anak tidak terlambat ke sekolah, juga sayanya sendiri tidak terlambat.
Namanya anak-anak, kadang sikapnya suka tidak terduga. Tiba-tiba rewel lah, enggak mau sekolah dan ngambeklah, capek dan segala macam alasan.
Tapi saya yakin, seorang guru sebenarnya tak pernah dengan sengaja untuk  selalu terlambat dan selalu berusaha untuk bisa datang lebih pagi.

2.    Suka pilih kasih
Dulu waktu sekolah saya suka sebel kalau ada guru yang pilih kasih, saya dulu paling enggak suka sama pelajaran olahraga, karena saya enggak pintar di bidang itu. Kalau sudah waktunya olahraga dimulai, pasti deh anak-anak yang pinter olahraga saja yang diajak ngobrol, yang dikasih tepuk tangan.  Uuuh ..sedih sekali rasanya.
Kadang-kadang, pandangan subyektif terhadap murid itu ada pada seorang guru, hanya murid-murid tertentu saja yang diperhatikan sedangkan anak lain dicuekin, oh ..kasihan..
Karena saya sekarang yang menjadi guru, saya akan berusaha untuk tidak pilih kasih dengan murid. Tapi tetap saja yang namanya anak-anak kadang masih suka protes, “wah bu guru pilih kasih, dia dikasih nilai bagus sedangkan aku jelek.”ya, mau gimana lagi kalau memang nilainya segitu.

3.    Suka membentak
Sewaktu masih  jadi anak sekolah pasti enggak seneng kan atau bahkan takut kalau dibentak oleh guru? Kalau memang kita salah atau melanggar aturan si mungkin sudah sewajarnya  kena marah guru. Biasanya kalau sudah dimarahi guru, kita berusaha untuk tidak mengulanginya lagi.
Namun kadangkala ada guru yang marah dan membentak- bentak tanpa mau tahu dan tak mau mendengar penjelasan dari muridnya. Saya sebagai guru inginnya sih enggak marah-marah sama murid. Cuma memang kadang suasana hati sedang tidak mendukung untuk itu. Tapi bagaimanapun, ada baiknya guru  menanyai murid terlebih dahulu alasan mengapa mereka berbuat sesuatu yang melanggar aturan.
Pernah ada satu murid yang tidak mengerjakan PR. Pas saya bertanya kenapa dia tidak mengerjakan PR, dia bilang kalau dia tidak sempat karena sepulang sekolah dia harus membantu orang tuanya menjaga adiknya yang masih kecil karena orang tuanya harus kerja. Begitu tiba waktu sore dia harus mengaji di TPQ, terus malamnya dia masih harus mengaji di rumah ustadnya. Nah, kalau alasannya seperti itu apa pantas saya marah-marah sama dia karena enggak mengerjakan PR?

4.    Jarang memuji, sering mengkritik
Waktu masih menjadi anak sekolah dulu, saya pernah dikritik karena kurang dalam mata pelajaran olahraga (yei..mapel olahrga lagi deh ceritanya..) tapi kritikan itu bukan membuat saya jadi bersemangat, saya malah jadi enggak suka sama pelajaran olahraga, bahkan jadi enggak suka dengan gurunya.
Menurut ilmu psikologi pendidikan yang pernah saya baca, sebenarnya kritikan itu memang bisa meruntuhkan kepercayaan diri dan motivasi, sedangkan pujian yang tulus dan tidak berlebihan justru bisa membuat orang jadi gembira dan bersemangat.
Nah, dari sini saya sebagai guru berusaha untuk memberi pujian ketika anak melakukan sesuatu yang baik. Dan memang bener juga kalau anak yang dipuji itu jadi lebih bergembira dan bersemangat .  Hanya saja kadang-kadang kita suka lupa dan lebih banyak mengkritik dan mencari kesalahan anak.  Dampaknya, anak jadi malah bersikap masa bodoh.

5.    Malas membaca
Lucu juga kan kalau saya selalu menyuruh murid-murid banyak membaca tapi sayanya sendiri malas membaca. Sebagai seorang guru memang sebaiknya banyak membaca, membaca tentang ilmu agama, membaca materi pelajaran yang akan diajarkan kepada murid-murid, membaca berita-berita di koran atau apa saja deh biar wawasan guru itu luas.
Tapi yang terjadi malah, sibuk membaca status orang di sosial media, sibuk membaca gosip-gosip selebritis yang sebenarnya enggak  begitu penting. Aduuuuh...maafkan diriku ya...tapi kan guru juga butuh hiburan ya selepas lelah bekerja... (mulai cari-cari pembenaran nih...xixix...)

6.    Sibuk dengan sosial media
Kebiasaan yang ini pastinya untuk guru zaman now ya. Karena kalau guru zaman old belum mengenal dunia sosmed.
Kehadiran sosial media saat ini memang telah mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan. Enggak hanya anak-anak muda, guru pun banyak yang keranjingan sosial media. Tentu saja hal ini jadi menyita waktu dan perhatian guru.
Waktu yang seharusnya digunakan untuk membaca, untuk belajar, dan mempersiapkan bahan pembelajaran jadi tersita untuk bermain-main di sosial media. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa ada banyak hal positif yang kita dapatkan dari sosial media, antara lain, komunikasi dengan sesama teman guru jadi mudah,  interkasi dengan guru dari sekolah lain juga gampang, juga  bisa sharing-sharing tentang berbagai macam informasi, tips dan trik serta  hal-hal baik lainnya. 

Terlepas dari kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut, masih banyak kok, kebiasaan-kebiasaan baik dari guru, antara lain, sabar, pengertian, ramah dan berjiwa sosial, baik hati, tidak sombong dan suka menabung...he he...
Yah,  seperti yang pernah saya bilang di postingan lainnya, kalau guru bukanlah manusia yang sempurna.   Apalagi saya, masih sangat jauh dari kriteria guru yang baik. Ah..jadi maluu...
Yang pasti tetap semangat ya...semoga guru-guru di Indonesia semakin baik.