Tuesday, October 23, 2018

Hari Santri di MTs IN Kota Pekalongan, Bersama Santri Damailah Negeri

October 23, 2018 0 Comments

Saat ini kita telah merdeka
Mari teruskan perjuangan ulama
Berperan aktif dengan dasar Pancasila
Nusantara tanggung jawab kita

Hari santri, hari santri, hari santri
Hari santri bukti cinta pada negeri
Ridlo dan rahmat dari Ilahi
NKRI harga mati

Ayo santri, ayo santri, ayo santri
Ayo ngaji dan patuh pada Kyai
Jayalah bangsa, jaya negara
Jayalah pesantren kita

Begitulah lirik dari theme song Hari Santri Nasional 2018. Siswa siswi MTs IN yang berseragam putih-putih terlihat begitu semangat menyanyikan lagu tersebut di acara peringatan hari santri kemarin.  Ada makna yang dalam dari lirik lagu tersebut, diantaranya, ajakan untuk meneruskan perjuangan para ulama, ajakan untuk mencintai tanah air dan mengisi kemerdekaan dengan terus belajar dan mengaji, juga patuh pada guru dan para Kyai. Inilah video penampilan mereka saat menyanyikan theme song HSN 2018..



Bicara tentang peringatan hari santri, ini adalah tahun ke empat peringatan Hari Santri Nasional sejak ditetapkan melalui keppres no 22 tahun 2015. Semakin ke sini, terlihat jelas semangat memperingati HSN ini semakin tinggi. Berbagai acara digelar, mulai dari pengajian umum, jalan sehat, sholawat dan acara-acara lain untuk memeriahkannya.  Hal ini menandakan bahwa kehadiran santri semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat luas. Tidak hanya di kalangan pesantren saja, tetapi juga merasuk ke sekolah-sekolah dan kalangan lain di luar pesantren.

Kemeriahan hari santri ini juga terlihat kemarin di halaman MTs IN Banyurip Ageng. Acara yang digelar oleh Yayasan HISHNA Banyurip Ageng ini berlangsung tertib dan lancar. Anak-anak antusias mengikuti acara dari pagi hingga siang hari. Berbalut kain sarung aneka rupa dan warna, dipadu dengan baju koko putih dan peci hitam yang menjadi identitas santri Indonesia. Hari itu tidak ada kegiatan pembelajaran, seluruh siswa diajak duduk bersama di halaman sekolah mengikuti rangkaian acara dengan tertib. 

Penampilan grup simtut duror Asyiqol Musthofa semakin menambah kemeriahan acara hingga tak ada satu pun siswa yang beranjak pulang sebelum acara berakhir, mereka terhipnotis oleh lantunan shalawat yang disenandungkan dengan merdu. Mereka ikut bernyanyi dan bersholawat, tak peduli cuaca hari itu yang begitu panas.






Tentang Hari Santri

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri merujuk pada peristiwa dikeluarkannya Resolusi Jihad. Seperti yang aku baca di laman Ayo Madrasah, (linknya nggak biru, tapi bisa diklik kok :D) di situ dijelaskan bahwa pendiri NU KH Hasyim Asy'ari, pada tanggal 22 Oktober 1945 mengumumkan fatwanya yang kemudian dikenal sebagai Resolusi Jihad yang memuat seruan bahwa setiap muslim wajib memerangi penjajah. Resolusi Jihad ini dikeluarkan seiring dengan kembalinya tentara kolonial Belanda yang mengatasnamakan NICA ke INdonesia yang baru merdeka beberapa bulan.

Kemudian tentang makna santri itu sendiri seperti yang dijelaskan di situs kemenag.go.id bahwa santri adalah mereka yang bukan hanya lulusan pesantren tetapi orang yang memiliki basis ilmu yang memadai, berpikiran terbuka, menyebarkan islam yang rahmatan lil alamin. Sedangkan dalam pengertian lebih luas, santri adalah umat muslim yang memiliki basis pengetahuan memadai dan memiliki cara berpikir terbuka dan menebarkan ajaran islam dalam mewujudkan kedamaian di tengah-tengah kehidupan.

Itulah sedikit gambaran tentang sejarah penetapan santri dan hari santri yang saya kutip dari laman Ayo Madrasah, Barangkali teman-teman yang membaca tulisan ini punya pemahaman yang lebih baik dan lebih luas silakan bisa ditambahkan dikolom komentar ya.

Harapan di Hari Santri Nasional

Sesuai dengan tema Hari Santri Nasional kali ini, "Bersama santri, damailah negeri," saya sebagai seorang guru, memiliki harapan besar agar anak-anak kita nanti bisa menjadi seorang santri yang mampu menjaga perdamaian bangsa dan mampu menjaga kedaulatan NKRI. Di tengah maraknya hoax dan bully di media sosial, semoga santri-santri kita dapat menjadi benteng agar tidak terjadi perpecahan yang berawal dari perang di sosial media. Semoga santri-santri Indonesia juga mau untuk terus belajar,di samping ilmu agama, juga harus menguasai teknologi, terutama teknologi digital agar mampu melawan hoax yang saat ini dijadikan senjata untuk memecah belah bangsa.

Baca juga :Menjadi Guru untuk Kids Zaman Now ,

 



Wednesday, October 17, 2018

Merencanakan Liburan Akhir Tahun Bersama Keluarga

October 17, 2018 0 Comments
Photo by : pixabay.com
"Sekolah itu capek ya buk, dari pagi sampai siang cuma duduk aja, nulis, ngerjain tugas, ngerjain soal, aku bosan, pengin liburan, jalan-jalan." Gerutu Si Sulung hari itu.
"Kemarin kan kamu udah ikut kegiatan renang dengan teman-teman sekolah, Nak."
"Iya tapi masa sih cuma berenang aja, aku pengin liburan ke mana gitu, yang agak jauhan dikit, yang nginepnya di hotel yang ada kolam renangnya, kan asik bisa berenang terus."

Sambil mencuci piring aku dengerin aja tuh, rengekan Si Sulung yang pengin liburan. Kelihatannya dia memang sudah berada di titik jenuh, makanya beberapa hari ini seperti kurang bersemangat pergi ke sekolah, padahal ini masih bulan oktober dan liburan akhir tahun masih 2 bulan lagi.  Tapi anak-anakku sudah ngitung hari aja nunggu liburan datang. Emaknya jadi garuk-garuk rambut yang nggak gatal.

Malamnya, aku sama suami pun jadi lanjut ngobrolin soal liburan akhir tahun ini. Kira-kira ke mana ya, liburan kali ini? 2 tahun yang lalu udah ngajak mereka ke Bandung selama semingu, terus 2 bulan yang lalu ke Jakarta. Akhir tahun ini enaknya ke mana ya. Pengennya sih ke Bandung lagi, tapi kok bolak balik aja di situ ya. Sebenaranya kalau ke Bandung si nggak perlu terlalu pusing karena kita ada saudara di sana. Masalah transportasi dan akomodasi nggak terlalu jadi pikiran.

Coba baca ini juga : Liburan Seru di Bandung

Ke Bandung, ke Semarang, ke Jakarta udah semua.  Ke Jogja kayaknya cocok nih, tapi kelihatannya Pak Suami kurang semangat menyambangi kota ini. Tiba-tiba, aku kepikiran sama Bali. Kemarin baru ngeliat postingan temen di Instagram yang asik liburan keluarga di Bali. Kayaknya destinasi wisata ini bisa dijajal bareng anak-anak. mengingat anak-anak kan sudah besar. Kalau dulu waktu mereka masih kecil, aku memang nggak pernah kepikiran untuk mengajak mereka pergi-pergi ke tempat yang jauh. Aku orangnya nggak suka repot. Tapi kalau sekarang mereka sudah besar mungkin akan beda ceritanya.

Bicara tentang Bali, tempat ini memang selalu menarik untuk dijadikan destinasi liburan. Keindahan alam dan keramahan penduduknya membuat banyak orang selalu bermimpi dan bermimpi lagi untuk bisa ke sana. Kelestarian budayanya yang selalu dijaga, tak pernah lekang meski banyak wisatawan atau turis asing keluar masuk.

Sebenarnya, Bali bukanlah tempat yang belum pernah kami kunjungi, beberapa tahun yang lalu aku pernah berlibur ke sana selama 5 hari. Suami pun pernah beberapa bulan tinggal di sana bersama teman-temannya semasa muda dulu. Tapi itu semua sudah lama sekali. Pastilah sudah banyak perubahan di sana sini. Aku tanya sama Pak Suami, kira-kira ke tempat wisata mana aja ya kalau kita liburan ke Bali. Saran Pak Suami sih ke Kabupaten Badung, karena dulu suami pernah tinggal di Kabupaten itu selama di Bali, jadi sedikit banyak dia udah hafal daerah itu. Mungkin bisa juga sekalian bernostalgia ya.


Photo by balitoursclub.net
Setelah berdiskusi empat mata dengan suami selama beberapa jam, mantaplah kami untuk pergi ke Bali dengan tujuan Kabupaten Badung. Supaya rencana liburan ini sukses dan nggak berantakan, pastinya aku dan suami harus menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari membuat itinerary atau rencana perjalanan, memilih akomodasi dan hal-hal lainnya untuk kelancaran acara liburan.

Nah, karena saya perginya bareng keluarga, dan liburannya sampai beberapa hari, yang mesti jadi perhatian lebih dulu adalah akomodasi selama di sana, nggak mungkin kan ya pergi ke bali dalam sehari atau dua hari, minimal 3 sampai 5 harian include perjalanan. Untuk itu kita pasti butuh tempat menginap. Kalau bisa sih yang murah aja ya mengingat budget yang terlalu besar. Kalau cari hotel atau tempat menginap yang mahal pasti banyak ya, tapi kasihan dompetku ini, bisa jebol nanti. Yang penting murah tapi nyaman, demi kelangsungan hidup hari-hari selanjutnya. ha ha..

Enaknya gimana ya, mencari tiket menginap di hotel dengan biaya lebih murah?
Coba googling, melototin perbandingan harga antara satu hotel dengan hotel lainnya. Sampe mata ini sepet belum juga ketemu yang pas. Akhirnya ketemulah salah satu jasa penyedia layanan pemesanan  hotel yang lebih murah yaitu Traveloka.


Layanan pemesanan hotel lewat Traveloka ini bisa dilakukan di manapun, kapanpun asal ada koneksi internet. Selain lebih murah, bebas biaya transaksi, pilihan hotelnya juga sangat banyak dan beragam.  Keuntungan lainnya memesan tiket di Traveloka ini adalah sistem pembayarannya yang mudah, bisa lewat ATM, Kartu Kredit maupun Internet Banking.

Daaan...fix, akupun memesan hotel lewat Hotel Traveloka



Masalah akomodasi sudah selesai, tinggal memikirkan moda transportasi buat ke sana. Meski masih dua bulan lagi, liburan bareng anak-anak itu perlu dipikirkan jauh-jauh hari dan dipersiapkan matang-matang biar kita nggak repot nantinya. Tahu sendiri kan, anak-anak kadang nggak bisa ditebak maunya apa. Kalau ada yang kurang nyaman kan bisa jadi mereka rewel dan minta pulang. hadeeh...bisa nyungsep-nyungsep nanti Emaknya.

Buat yang udah merencanakan liburan akhir tahun ini bareng keluarga, cobain deh, booking hotelnya melalui  Hotel Traveloka.





Friday, October 12, 2018

REVIEW : Qeza Facial Wash Normal Green

October 12, 2018 0 Comments

[REVIEW] QEZA FACIAL WASH GREEN TEA,BIKIN WAJAH KAMU BERSIH DAN CERAH ALAMI
Akhir-akhir ini aku sering mengeluhkan kulit wajahku yang kusam dan kasar. Rutinitas dan kesibukan dalam pekerjaan kadang membuat aku lupa untuk merawat kulit. Paparan sinar matahari di musim kemarau ini juga membuat kulit jadi terlihat lebih gelap. Debu dan kotoran yang menempel pun bisa menyumbat pori-pori kulit sehingga muncul jerawat di sana sini.

Untunglah dua minggu yang lalu aku diperkenalkan dengan facial wash Green Tea dari Qeza. Kebetulan sabun wajahku udah mau habis, jadi langsung saja aku coba produk ini. Sebelum aku pakai, untuk lebih yakinnya, aku lihat-lihat dulu ingredientnya.

Qeza Facial Wash Green Tea adalah sabun wajah dengan kandungan green tea dan ekstrak whittening.  Green tea berkhasiat mengontrol minyak berlebih, membersihkan pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, debu dan sisa make up. Selain itu gree tea juga mampu mencerahkan kulit yang kusam sekaligus mampu melembabkan.

Produk ini dikemas dalam bentuk botol kaca bening hingga terlihat jelas cairan di dalamnya.Volumenya 100 ml. Botol ini dilengkapi dengan tutup yang bisa di tekan salah satu sisinya. Sabunnya berupa gel bening dengan aroma wangi yang segar dan  tidak terlalu menyengat. Wanginya juga tidak bertahan lama, ini menandakan kalau produk ini tidak menngunakan bahan kimia terlalu banyak.

Cara Pemakaian :
Seperti kebanyakan facial wash pada umumnya, untuk menggunakan produk ini, cukup tuang sedikit saja cairan sabun ini ke telapak tangan, kemudian gosok perlahan pada kulit wajah. Pijat-pijat sebentar, kemudian bilas dengan air. Teksturnya lembut sekali, sedikit saja sudah cukup untuk membersihkan seluruh wajah,

Sudah dua minggu aku memakai Qeza Facial Wash Green Tea ini, tidak ada rasa perih, tidak ada alergi ataupun gatal-gatal, malahan pori-poriku sekarang lebih mengecil, wajah terlihat lebih cerah alami. Jadi enggak ragu lagi buat aku untuk meneruskan memakai produk ini. Apalagi produk ini halal dan aman. 






Kalau kamu tertarik mencoba produk ini, kamu bisa memesan di :